Hari ini, saya bertolak ke beberapa wilayah di Pulau Sumatra untuk meninjau langsung penanganan banjir dan tanah longsor, dimulai dari Tapanuli Tengah, berlanjut ke Kutacane, dan diakhiri di Padang Pariaman.
Di Tapanuli Tengah, saya memeriksa langsung proses evakuasi dan penyaluran bantuan mendesak. Distribusi bahan pangan, BBM, serta pemulihan listrik dan layanan dasar terus diperluas hingga desa-desa yang sempat terputus akses darat. Dukungan logistik diperkuat melalui pesawat Hercules, helikopter, serta kapal besar yang telah merapat di Pelabuhan Sibolga.
Selanjutnya di Kutacane, Aceh Tenggara, saya memimpin koordinasi penanganan darurat dan pemulihan awal. Prioritas mencakup normalisasi aliran sungai, percepatan pemulihan jembatan antardesa yang terputus, serta pendataan kebutuhan warga agar bantuan menjangkau seluruh titik terdampak. Perbaikan fasilitas publik dan sekolah desa juga segera ditindaklanjuti sesuai SOP.
Tinjauan terakhir saya lakukan di Padang Pariaman. Di sana, saya memeriksa operasional dapur umum, posko pengungsian, dan layanan kesehatan warga. Pemulihan jaringan listrik, distribusi BBM dan air bersih, serta rekonstruksi akses jalan dan jembatan rusak menjadi fokus utama agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal secepatnya.
Saya mengapresiasi kekompakan dan kedisiplinan kerja BNPB, TNI, Polri, Kementerian PU, serta pemerintah daerah. Namun, di atas itu semua, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban dan keluarga yang kehilangan orang-orang terkasih.
Di masa pemulihan ini, pemerintah akan terus hadir, mengawal rekonstruksi seluruh infrastruktur terdampak, mempercepat pemulihan energi dan layanan dasar, serta memastikan bantuan tersalurkan secara tepat guna bagi seluruh warga.
Rangkaian Kunjungan Lapangan di Tapanuli Tengah, Kutacane, dan Padang Pariaman
1 Desember 2025